Berita

Standart Operasional Prosedur (SOP) Pemakaian Traktor

 STANDARD OPERASIOANAL PROSEDUR (SOP)

PENGGUNAAN TRAKTOR PERTANIAN MILIK BADAN PELAKSANA PENYULUHAN PERTANIAN, PERIKANAN DAN KEHUTANAN

KABUPATENPAKPAK BHARAT

Tujuan :

Agar penggunaan Traktor milik Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Pakpak Bharat dapat berjalan dengan baik untuk memenuhi kepentingan masyarakat Pakpak Bharat dalam hal pengolahan lahan pertanian sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya dan target yang telah ditentukan dapat tercapai.

Ruang Lingkup :

  1. Petani (Perorangan/Kelompok) masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat
  2. Lahan Pertanian yang ada di Kabupaten Pakpak Bharat
  3. Permohonan Pemakaian Traktor
  4. Survey  lahan
  5. Pembayaran Retribusi Pemakaian Traktor
  6. Pengolahan lahan dengan menggunakan Traktor
  7. Berita Acara hasil pengolahan lahan

Langkah-langkah :

  • Traktor milik Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Pakpak Bharat digunakan untuk memenuhi kebutuhan Pengolahan lahan pertanian yang ada di Kabupaten Pakpak Bharat, baik lahan Perorangan maupun Kelompok.
  • Pengolahan lahan pertanian dengan menggunakan Traktor dilakukan pada lahan yang bersih dari kayu/tunggul kayu, ketinggian rumput maksimal 1 meter, kemiringan lahan maksimal 23 derajat serta bukan lahan yang bermasalah.
  • Petani Perorangan/Kelompok membuat atau mengisi Formulir Permohonan Pemakaian Traktor .Permohonan Pemakaian Traktor di tujukan  ke BP4K Kabupaten Pakpak Bharat cq Koor dinator PPL Kecamatan dan ditanda tangani oleh Kepala Desa setempat.
  • Koordinator PPL Kecamatan melalui PPL Desa melakukan Survey lahan untuk mengetahui layak tidaknya lahan pertanian tersebut diolah dengan menggunakan Traktor  setelah Formulir  Permohonan disampaikan (selama 2 hari).
  • Petani membayar Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah sebesar Rp.125.000,-(Seratus Dua Puluh Lima Ribu Rupiah) per hektar setelah dilakukan Survey lahan.
  • Koordinator PPL Kecamatan menugaskan Operator Traktor untuk melakukan pengolahan lahan pada lahan petani pemohon ( paling lama 2 hari setelah petani pemohon membayar Retribusi Pemakaian Traktor).
  • Petani pemohon mendampingi Operator Traktor pada saat melakukan pengolahan lahan .
  • Petani pemohon menanda tangani Berita Acara Hasil Pengolahan Traktor yang diketahui oleh Kepala Desa setempat dan Koordinator  PPL Kecamatan, setelah pengolahan lahan selesai dilaksanakan.

Dibuat oleh

Direviu oleh

Disetujui oleh

Kasubbid. Kelembagaan Penyuluh

 

 

 

 

Dame Banurea

NIP. 19580812 198604 2 001

Sekretaris Badan

 

 

 

 

 

Sunardi, SP

NIP. 19610308 198801 1 001

Plt. Kepala Badan

 

 

 

 

 

Sunardi, SP

NIP. 19610308 198801 1 001