Berita

PELAKSANAAN SL-PTT HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN KOPI DAN JERUK

Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu atau disingkat SLPTT adalah pendekatan dalam upaya mengelola lahan, air, tanaman, OPT dan iklim secara terpadu/ menyeluruh/ holistik dan dapat diterapkan secara lumintu (berkelanjutan). PTT dapat diilustrasikan sebagai sistem pengelolaan yang menggabungkan berbagai sub sistem pengelolaan, seperti sub sistem pengelolaan Hara tanaman, Konservasi tanah dan air, Bahan organik dan organisme tanah, Tanaman (benih, varietas, bibit, populasi tanaman dan jarak tanam), Pengendalian hama dan penyakit/organisme pengganggu tanaman, dan Sumberdaya manusia. Disamping itu SL-PTT merupakan salah satu cara untuk mengenalkan inovasi tenologi spesifik lokasi secara pertisipatif kepada masyarakat tani. Melalui kegiatan SL-PTT diharapkan terjadi perbaikan pemahaman petani dan kelompok tani mengenai pentingnya penerapan inovasi teknologi dengan benar untuk meningkatkan produktifitas, produksi dan pendapatan usaha taninya.

            Kopi dan jeruk merupakan salah satu komoditi unggulan di Kabupaten pakpak Bharat, menurut data yang dikumpul dari PPL se- Kabupaten Pakpak Bharat luas lahan kopi saat ini sekitar 607 hektar dan lahan jeruk sekitar 243 hektar. Dari data tersebut dapat kita pastikan bahwa kedua komoditi tersebut sangat potensial di Pakpak Bharat. Untuk itu perlu juga kita kembangkan cara untuk mencegah dan mengobati hama penyakit yang kemungkinan akan menyerang tanaman kopi dan jeruk di Pakpak Bharat.

            Upaya untuk mencegah dan mengobati hama dan penyakit pada tanaman kopi dan jeruk di Kabupaten Pakpak Bharat, Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Pakpak Bharat melaksanakan kegiatan Sekolah Lapang Pengendalian Tanaman Terpadu Hama dan Penyakit Tanaman Kopi dan Jeruk. Kegiatan ini dilaksanakan di 8 (Delapan) Kelompok tani yaitu; 4 kelompok untuk tanaman kopi dan 4 kelompok untuk tanaman jeruk. SL-PTT tanaman jeruk disebar di 3 kecamatan yaitu 2 kelompok di Kecamatan Kerajaan dan masing- masing 1 kelompok di Kecamatan Pergetteng getteng Sengkut dan Tinada. Sedangkan untuk tanaman kopi disebar di 3 Kecamatan yaitu 2 kelompok di Kecamatan Siempatrube dan masing- masing 1 kelompok di Kecamatan Salak dan STTU Julu.

            Kegiatan ini dilaksanakan di lahan atau saung petani dengan topik materi tentang hama dan penyakit pada tanaman kopi dan jeruk yang disampaikan oleh pemateri yaitu PPL yang sudah berpengalaman tentang tanaman kopi dan jeruk.

            Dengan kegiatan ini Kepala BP4K Kab.Pakpak Bharat, Sunardi, SP berharap para petani kopi dan jeruk dapat terbantu sehingga mampu mencegah tanaman kopi dan jeruknya dari hama dan penyakit, dan apabila telah terserang oleh hama dan penyakit telah memiliki pengetahuan untuk mengobatinya dari kegiatan SL-PTT ini, sehingga dapat meningkatkan produksi tanaman kopi dan jeruknya.